Wednesday, September 14, 2016

Cara Membuat Anak Pintar Tanpa Kekerasan


Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh


http://bidanku.com/images/parenting/dampak-buruk-memukul.jpg 
sumber: bidanku.com
 
Memiliki anak yang cerdas dan menjadi pusat perhatian para guru ataupun teman-teman nya merupakan impian setiap orang tua. Bahkan banyak orang tua yang sengaja mengirimkan anak-anak nya ke tempat les privat walaupun harus merogoh kocek yang cukup besar. Dan tak jarang pula banyak orang tua yang memaksakan anak-anak nya mengerti terhadap apa yang tidak ia mengerti, bahkan sampai berujung kekerasan. Khususnya pelajaran matematika yang biasanya menjadi momok yang menakutkan bagi para anak. Karena memang matematika merupakan pelajaran yang sangat penting dan mutlak sama dengan pengajaran di seluruh dunia. Nah, disini saya memberikan beberapa cara agar anak pintar matematika tanpa kekerasan :
1.      Memperkenalkan angka-angka pada anak                                                                     Usahakan para orang tua menyuruh anak sekaligus melatih dan membantu anak untuk menghafal angka-angka. Karena sebelum anak melakukan perhitungan matematika sebelumnya ia harus mengetahui angka-angka terlebih dahulu. Latihlah anak belajar menghafal angka sejak dini sehingga untuk kedepannya dapat mempermudah anak belajar matematika.
2.      Dengan menggunakan lagu
Sebenarnya lagu yang diberikan untuk anak boleh saja bervariasi atau diciptakan oleh diri sendiri. Ini adalah salah satu contoh lagu ciptaan Harry SS, yang berjudul "Satu Ditambah Satu":       
satu ditambah satu
sama dengan dua
dua ditambah dua
sama dengan empat
empat ditambah empat
sama dengan delapan
delapan ditambah delapan
sama dengan enam belas
satu dikali satu
sama dengan satu
dua dikali satu
sama dengan dua
tiga dikali satu
sama dengan tiga
empat dikalikan satu
sama dengan empat juga
ayo kawan belajar berhitung
ayo ayo ayo
siapa dapat pasti anak yang pintar
ayo kawan jangan malas engkau belajar
(aku tidak malas)
nanti kamu bisa tidak naik kelas
3.      Diterapkan dalam kehidupan sehari-hari
Sesuai dengan kata pepatah bahwa "Alah bisa karena biasa", berarti segala sesuatu akan bisa dilakukan bahkan bisa dikuasai apabila sudah biasa dilakukan. Apalagi untuk seorang anak, yang bisa kita sebut sebagai seorang Plagiat Profesional. Apapun kan ia lakukan apabila sudah mencontoh orang-orang yang lebih dewasa darinya.                                                                      
Contohnya:
Setiap bermain dengan anak diusahakan menerapkan ilmu matematka dalam permainannya, sehingga dapat melatih daya ingat anak mengenai cara-cara berhitung dari dasar. Salah satu contohnya, apabila sedang bermain lalu bertemu dengan sekempulan anak ayam maka tanyakanlah jumlah ayam yang ada dalam perkumpulan tersebut, walaupun jawaban anak salah maka berilah jawaban yang benar dan jelaskanlah cara menghitungnya. 
4.      Berikan anak hadiah
Untuk memberikan anak motivasi belajar matematika yang sangat ditakutinya, maka berikanlah mereka hadiah sbagai reward atas pencapaian nya. Karena reward tersebut sebagai bukti bahwa kerja keras nya telah membuahkan hasil dan sudah pasti sangat bermanfaat bagi dirinya sendiri. Karena untuk awal-awal mereka butuh semacam motivasi dan dukungan untuk belajar, apalagi untuk anak-anak itu adalah masanya untuk bermain bersama teman-temannya. Dan untuk orangtua jangan melarang mereka bermain karena itu adalah hiburan untuk anak seumurannya, namun jangan lupa untuk mengingatkan mereka agar senantiasa belajar dalam keadaan apapun. Dan untuk menambah semangat belajar mereka maka berikanlah reward.
5.      Berikan mereka les
Untuk orangtua yang memang memiliki ekonomi yang cukup untuk memberikan les kepada anak-anaknya maka berikanlah les pada mereka sehingga menjadi jembatan untuk melatih kemampuan otak anak. Namun berikanlah les yang memiliki prinsip belajar Learn and Play, sehingga para anak tidak akan merasa bosan untuk mengikuti pelajaran nya.

Mungkin itu saja beberapa masukan untuk membuat anak pintar matematika tanpa kekerasan. Karena kekerasan bukanlah pintu untuk membuat anak meraih kesuksesan, berikanlah mereka pelajaran dengan menggunakan cara yang lembut dan sesuai dengan umur mereka.

Semoga Bermanfaat!